Pemanfaatan Mesin Penggiling Jagung untuk Mereduksi Biaya Pengadaan Pakan Ternak Ayam Kampung
Isi Artikel Utama
Abstrak
Program pengabdian ini bermitra dengan Bapak Chandra Manurung, peternak ayam kampung di Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor, yang menghadapi kendala biaya tinggi dalam pengadaan pakan ternak. Mitra harus mengeluarkan Rp 24.000/hari atau Rp 720.000/bulan untuk membeli 3 kg jagung pecah guna memenuhi kebutuhan 70 ekor anak ayam. Adanya selisih harga sebesar Rp 2.500/kg antara jagung pecah dan jagung bulat memotivasi mitra untuk menggiling jagung sendiri, yang berpotensi menghemat biaya sebesar Rp 225.000/bulan. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pelaksana menyusun langkah strategis yang mencakup survei lokasi, analisis situasi, penentuan solusi, pembuatan dan hibah mesin, serta pelatihan dan evaluasi program. Solusi utama yang diimplementasikan adalah pemberian satu unit mesin penggiling jagung dengan kapasitas 100 kg/jam. Mesin ini dirancang menggunakan motor bakar bensin berkapasitas 1,5 h.p. sebagai penggerak. Melalui program ini, efisiensi biaya pakan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mitra secara signifikan.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.